|

Single Blog Title

This is a single blog caption
25
May

Kesbangpolinmas Kabupaten Tegal Selenggarakan Forum Silaturahmi Bersama

Kesbangpolinmas Kabupaten Tegal selenggarakan Forum Silaturahmi Bersama Forkompinda, FKUB, Organisasi Kemasyarakatan Kab Tegal pada hari Kamis (24/5) di Pendopo Amangkurat kantor pemerintahan kabupaten Tegal.

Acara yang dihadiri oleh pejabat kabupaten Tegal, Kapolres, Kasdim, FKUB beserta tokoh agama dan masyarakat Kab Tegal ini mengangkat tema “Menjalin Persatuan dan Kesatuan dalam Kebhinekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang Damai dan Aman”

Dalam sambutannya Drs. H. Badrodin, MSi selaku Ketua Panitia dan Ketua FKUB Kab. Tegal menyebutkan dasar pemikiran diselenggarakannya acara ini yaitu adanya keprihatinan terjadinya tragedi pengeboman di Surabaya dan Riau serta mengajak agar tokoh agama dan tokoh masyarakat, Forkompinda dan organisasi kemasyarakatan untuk duduk bersama agar tidak melakukan kegiatan kekerasan demi kemaslahatan umat.

“FKUB Kab. Tegal mengutuk tindakan kekerasan yang dilakukan oleh teroris dan menghimbau kepada semua elemen masyarakat Kab Tegal menjaga kondusifitas di wilayah Kab Tegal,” ujarnya.

Sementara Kapolres Tegal AKBP Dwi Agus Prianto. SIK,MH mengucapkan apresiasi kepada jajaran FKUB Kab Tegal yg telah menyelenggarakan acara ini karena isu teroris cukup mengguncang. Dwi Agus mengatakan bahwa Kepolisian Kab Tegal mengambil langkah untuk menciptakan komtibmas di wilayah melalui pengamanan Sitemkota dan patroli wilayah sebagai langkah preventif dalam pengawasan radikalisme.

“Melalui acara ini mari kita tunjukkan komitmen untuk melawan terorisme karena terorisme sangat mempengaruhi kehidupan sosial budaya dan ekonomi. Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, karena kegiatan ini adalah sebagai titik awal kita untuk merajut semangat kebangsaan, merawat kebhinekaan dalam kehidupan sehari – hari,” terangnya.

Dalam kesempatan yang sama Asisten 1 Administrasi Sekda Pemkab Tegal Nurlaeli SH menghimbau agar semua peserta mengutuk keras tindakan terorisme dan radikalisme yang terjadi di Surabaya dan Riau.

“Selama ini radikalisme di Indonesia berasal dari negara lain yang ajarannya ditiru dan dikembangkan disini, termasuk melibatkan perempuan dan anak.Tentu kita semua mengutuk keras aksi keji tersebut dan pernyataan sikap penolakan ini saya himbau tidak sebatas berhenti di deklarasi tapi juga harus diikuti dengan program kerja dan aksi nyata yang terus berkelanjutan,” jelasnya. Dia juga menekankan bahwa tindakan kekerasan tidak diajarkan dalam ajaran agama apapun

“Lawan setiap postingan di media sosial yang bernada provokatif, yang membuat perpecahan diantara umat beragama, sekalipun itu dibalut atas nama akidah. Karena sesungguhnya tidak ada agama yang mengajarkan kekerasan dan pembunuhan. Agama apapun mengajarkan kemanusiaan, damai dan cinta kasih. Saya juga meminta kepada para pemimpin agama dan masyarakat untuk tidak memberi angin dan simpati kepada pelaku kekerasan dan terorisme, apa pun motif dan latar belakangnya, jangan beri ruang toleransi sedikitpun untuk berkembangnya terorisme di Indonesia,” tegasnya.

Acara silaturahmi kemudian ditutup dengan pernyataan sikap dan deklarasi bersama masyarakat Kabupaten Tegal dalam menyikapi aksi teroris di Indonesia yang berisi

Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa :

1. Kita perkuat kerukunan umat beragama di Kabupaten Tegal dengan selalu berpegang teguh pada jiwa toleransi saling menghormati saling menghargai kesetaraan dalam pengamalan ajaran agama kita masing-masing di dalam bermasyarakat berbangsa dan bernegara dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila undang-undang dasar 1945 dan Bhineka Tunggal Ika

2. Kami menolak paham dan gerakan terorisme serta mengutuk keras gerakan-gerakan teroris di Indonesia yang sangat mengganggu persatuan dan kesatuan keamanan dan ketertiban masyarakat

3. Kami mendukung sepenuhnya langkah-langkah pemerintah TNI dan Polri serta tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk memerangi terorisme di Indonesia

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.