|

Single Blog Title

This is a single blog caption
27
Agu

Kolaborasi dengan Cipayung Atasi Pandemi : Energi Muda Untuk Kebangkitan Bangsa

SEMARANG – Anak muda bisa kiprah apa dukung bangkit dari COVID-19? Bermodal keresahan tersebut, Ngopi Gaspol, Ngobrol Pintar Ngagas Politik episode ke-4 mengambil tema “Kolaborasi Energi Muda Untuk Kebangkitan Bangsa” menghadirkan Ketua Umum Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Jawa Tengah, Luthfi Al Hakim dan Korwil Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) wilayah IV Jateng – DIY, Stefanus Septian N sebagai narasumber pada diskusi.

Kasubbid Sistem Implementasi dan Kelembagaan Politik Badan Kesbangpol Prov. Jateng, Mimik Sukamto, S.E (kanan)

Kasubbid Sistem Implementasi dan Kelembagaan Politik Badan Kesbangpol Prov. Jateng, Mimik Sukamto, S.E dalam sambutannya kepada ratusan peserta yang hadir melalui zoom meeting dan youtube live berpesan untuk mendukung program yang sudah dicanangkan oleh pemerintah, sesuai kemampuannya. “Mari kita coba bicarakan yang mudah saja dalam penanganan pandemi di lingkungan sekitar. Tidak usah jauh-jauh, banyak program pemerintah yang sudah dilaksanakan dan perlu dukungan panjenengan semua. Seperti Jogo Tonggo, Beli dan Bagi, atau mendorong tetangga kita untuk melakukan vaksinasi” ujarnya.

Ketua Umum Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Jawa Tengah, Luthfi Al Hakim

Untuk menumbuhkan semangat dan motivasi kepada para peserta, kedua narasumber bercerita pengalamannya bergabung dalam organisasi kemahasiswaan dan dampak yang mereka dapatkan. Luthfi bercerita bahwa berkat berorganisasi ia mendapatkan beasiswa untuk pendidikan S1 dan S2 nya dan dapat menumbuhkan skill yang tidak ia dapat selama berada di bangku kuliah.

Menurut Luthfi, saat pandemi ini adalah saatnya anak muda yang berlatar belakang berbeda untuk berbicara tentang kebangkitan, baik di Indonesia khususnya di Jawa Tengah. “Sudah saatnya kita dengan latar belakang yang berbeda berada di titik bersama untuk berbicara tentang kebangkitan bangsa, Jawa Tengah, berkolaborasi untuk kebangkitan Indonesia” tuturnya.

Korwil Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) wilayah IV Jateng – DIY, Stefanus Septian N

Senada dengan Luthfi, Korwil GMKI Jateng-DIY Stefanus mengungkapkan dengan ikut organisasi, ia dilatih untuk berbicara di depan umum dan berpikir kritis terhadap isu isu yang sedang terjadi. Selain menceritakan tentang organisasi kemahasiswaan keduanya juga menjelaskan mengenai tagline Jateng Ayo Bangkit yang digaungkan oleh Cipayung.

Menurut Stefanus, gerakan Jateng Ayo Bangkit ini muncul karena kondisi pandemi yang belum usai dan PPKM diperpanjang mengakibatkan masyarakat terutama pedagang kecil merasakan dampak yang besar.
“Gerakan Jateng Ayo Bangkit ini muncul karena keresahan kondisi pandemi yang belum kunjung usai ini dan PPKM yang apabila berlama lama, pedagang kecil yang berdampak akan sangat menderita. Maka kita mencoba inisiatif apa yang bisa kita kontribusikan untuk Jawa Tengah ini bebas COVID-19, untuk itu kita yang tergabung dalam Cipayung Plus mengadakan kegiatan yang dirasakan langsung oleh masyarakat seperti mengadakan program vaksinasi, mengingatkan protokol kesehatan serta mengadakan program beli bagi agar dapat meringankan beban masyarakat akibat pandemi,” tandasnya.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.