|

Single Blog Title

This is a single blog caption
12
Nov

Meneladani Perjuangan Pocut Meurah Intan

BLORA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengadakan rangkaian peringatan Hari Pahlawan tahun 2021 yang diselenggarakan di Kabupaten Blora. Peringatan hari Pahlawan tahun ini dimulai dengan kegiatan ziarah dan membersihkan makam pejuang asal Aceh yang disemayamkan di Desa Tegal Sari, Kabupaten Blora. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang hadir bersama puluhan mahasiswa berbagai daerah yang tergabung dalam Forum Persaudaraan Antar Etnis Nusantara (Perantara) dan sejumlah warga Aceh yang ada di Jateng menyampaikan pesan agar tidak melupakan jasa para pahlawan.

“Di tempat ini, bersemayam jenazah pejuang dari Aceh. Pocut Meurah Intan, yang orang sini biasa memanggil Mbah Cut. Ini membuktikan, bahwa kepahlawanan tidak memandang apa sukunya, rasnya maupun agamanya. Selagi berjuang untuk Indonesia Raya, mereka adalah pahlawan kita,” ujar Ganjar.

Kegiatan ziarah kemudian dilanjutkan dengan acara Sarasehan dan Doa Bersama dalam Rangka Memperingati Hari Pahlawan 2021 yang diselenggarakan secara luring dan daring dari Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora. Sarasehan tersebut dihadiri Forkopimda Blora, Kepala OPD Pemkab Blora, LVRI Blora, FKUB Blora, Forum Perantara Jawa Tengah, keluarga dari Makam Pocut Meurah Intan, dan diiikuti secara daring oleh Forkopimda kabupaten/kota Se Jawa Tengah serta pelajar dan mahasiswa.

Dalam acara Sarasehan dan Doa bersama tersebut selain untuk mengenang jasa para pahlawan, Ganjar menyampaikan pesan kepada generasi saat ini harus memiliki semangat juang para pahlawan karena tantangan yang dihadapi ke depan semakin berat.

“Mari kita warisi apinya bukan abunya, agar kita semua punya semangat yang menyala-nyala. Para pahlawan telah berjuang mempertaruhkan nyawanya untuk Republik Indonesia ini,” ucap Ganjar.

Kegiatan peringatan hari Pahlawan dilanjutkan pada Rabu (10/11) dengan upacara sederhana yang digelar di Lapangan Sendang Dukuh Weru, Desa Temurejo, Kecamatan Blora. Upacara peringatan hari Pahlawan dipimpin oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan diikuti oleh pejabat daerah Blora dan para tamu undangan.

Dalam upacara Peringatan Hari Pahlawan Gubernur Jawa Tengah mengajak seluruh anak bangsa melanjutkan perjuangan para pahlawan. Menurutnya, perjuangan saat ini lebih berat jika dibandingkan dengan para pahlawan.

“Setiap zaman punya tantangan dan persoalan sendiri. Ayo kita buktikan, bahwa darah dan air mata pejuang yang jatuh ke tanah tidak percuma. Duka dan lara dari ribuan pertempuran para pendahulu kita, tidak sia-sia,” ucapnya.

Selain menjaga persatuan dan kesatuan, Ganjar juga berharap generasi muda menjadikan bangsa ini berdikari terhadap politik pangan, air dan energi. Semua harus berkontribusi, memberikan inovasi dan kreasinya agar Indonesia menjadi bangsa berdaulat yang berkepribadian dalam kebudayaan. 

“Agar kita tidak dikenang sebagai generasi durhaka terhadap negara. Kita tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan dan tanggungjawab. Karena kita tidak ingin, jadi negara yang biasa-biasa saja,” pungkasnya.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.