|

Single Blog Title

This is a single blog caption
13
Nov

PEMELIHARAAN KEHARMONISAN DAN KERUKUNAN UMAT BERAGAMA DAN PENGHAYAT KEPERCAYAAN

Kegiatan ini mengangkat tema “Mencintai Indonesia“ dengan maksud Mensinkronkan program kerja FKUB Provinsi Jawa Tengah dengan FKUB Kab/Kota se Jawa Tengah khususnya dalam pencegahan faham radikalisme bagi generasi muda, yang bertujuan Memberikan pengetahuan dan pengalaman terhadap generasi muda dalam berinteraksi dengan lintas agama dan lintas iman.

Dilaksanakan paha hari Rabu s/d Kamis tanggal 30-31 Oktober 2019 di Hotel Grand Wahid, Kota Salatiga. Peserta Fasilitasi FKUB dalam rangka Pemeliharaan Keharmonisan dan Kerukunan Antar Umat Beragma dan Penghayat  Kepercayaan   Provinsi  Jawa  Tengah tahun 2019 terdiri dari Pengurus FKUB Provinsi Jawa Tengah, Ketua dan Pengurus FKUB  Kabupaten/Kota se Jawa tengah, sejumlah 80 orang.

Metode/Mekanisme yang digunakan pada Fasilitasi FKUB Provinsi Jawa Tengah dalam rangka Pemeliharaan Keharmonisan dan Kerukunan Antar Umat Beragama serta Penghayat Kepercayaan Tahun 2019  ini berupa ceramah dan tanya jawab. Berikut materi dan narasumber yang menyampaikan ceramah :

  1. Penguatan Gernerasi Muda FKUB di Jawa Tengah oleh Drs. Taslim Syahlan, M.Si – Ketua FKUB Prov. Jateng.
  2. Penguatan Moderasi Beragama DAlam Perspektif Budha Bagi Generasi Muda FKUB di Jawa Tengah, oleh Romo PMD Angga Dhammo Warto, B.Sc – FKUB Prov. Jateng.
  3. Keberagaman Sebagai Modal Sosial Penguatan Kerukunan Umat Beragama di Jawa Tengah oleh Prof. Dr. H. Mudjahirin Thohir, MA – Akademisi UNDIP Semarang.
  4. Penguatan Moderasi Beragama Bagi Generasi Muda FKUB di Jawa Tengah oleh Drs. H. Abu Hafsin. PhD – Akademisi UIN Walisongo Semarang.
  5. Penguatan Moderasi Beragama Beragama dalam perspektif Kristiani Bagi Generasi Muda di Jawa Tengah oleh Pdt. Bambang Pujianto, M.Min – FKUB Prov. Jateng.
  6. Penguatan Moderasi Beragama dalam Perspektif Hindu Bagi Generasi Muda di Jawa Tengah oleh Eko Pujiyanto, S.Ag – FKUB Prov. Jateng.

          Acara dibuka oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Tengah, Drs. Achmad Rofa’i, M.Si yang dalam sambutannya menyampaikan :

Mengawali pertemuan ini, marilah senantiasa kita memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena hanya atas rahmat dan  karuniaNya  kita semua dapat hadir ditempat ini, dalam rangka melaksanakan Upacara Pembukaan Fasilitasi FKUB dalam rangka Pemeliharaan Keharmonisan dan Kerukunan Antar Umat Beragama serta Penghayat Kepercayaan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2019, dalam keadaan sehat wal afiat, semoga seluruh acara dapat berjalan dengan lancar dan sukses.

Hadirin sekalian yang berbahagia, Kegiatan semacam ini saya pandang sangat strategis untuk memantapkan peran FKUB,  dalam  menjaga  dan   memelihara    serta mewujudkan    masyarakat Jawa – Tengah yang toleran dan damai dalam perbedaan keyakinan.

Pembangunan bidang agama merupakan upaya untuk mewujudkan agenda meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui peningkatan kualitas pelayanan dan pemahaman agama serta kehidupan beragama. Selain itu, pembangunan bidang agama juga mencakup dimensi peningkatan kerukunan hidup umat beragama yang mendukung peningkatan saling percaya dan harmonisasi antarkelompok masyarakat. Dimensi kerukunan ini sangat penting dalam rangka membangun masyarakat yang memiliki kesadaran mengenai realitas multikulturalisme dan memahami makna kemajemukan sosial sehingga tercipta suasana kehidupan masyarakat yang penuh toleransi, tenggang rasa, dan harmonis.

Beberapa perkembangan penting yang dicapai dalam pembangunan bidang agama, antara lain meningkatnya fasilitas berbagai sarana peribadatan untuk memberikan pelayanan kehidupan agama yang lebih bermutu dan merata, penguatan kapasitas lembaga sosial keagamaan dalam pengelolaan dana sosial keagamaan dan pemberdayaan umat, dan terbentuknya berbagai forum komunikasi antarumat beragama untuk mendukung terwujudnya kerukunan intern dan antarumat beragama.

Dalam peran pembangunan kerukunan antar umat beragama, FKUB    memiliki peran strategis dalam perwujudan pembangunan bidang keagamaan. Komitmen antara Pemerintah dengan FKUB sebagai mitra dalam pembinaan kerukunan umat beragama merupakan modal dasar perwujudan tugas dan fungsi FKUB. Komitmen tersebut akan terwujud  apabila  antar masing – masing dapat saling bermitra dan saling mendukung. 

Kondisi umat beragama saat ini memang tidak sederhana dan teramat kompleks. Persoalan umat beragama kini tidak cukup hanya dilihat dari aspek sosial keagamaan semata, namun juga perlu dilihat dari aspek – aspek lain yang menyangkut letak geografis, kependudukan, pendidikan, hukum dan peradilan, sosial, ekonomi, budaya, politik dan bahkan permasalahan yang menyangkut dunia global. Disinilah sesungguhnya peran strategis FKUB sangat diperlukan karena mengingat bahwa diantara sekian banyak persoalan, minimal dapat diawali dengan dialog/ sarasehan dan negoisasi yang sangat mungkin untuk dikembangkan dan dilakukan oleh FKUB baik ditingkat Provinsi maupun ditingkat Kota dan Kabupaten. Proses – proses tersebut akan terwujud dengan baik ketika kelembagaan FKUB berjalan dengan baik pula.

Hadirin yang berbahagia, Berkenaan dengan hal tersebut, pada kesempatan ini saya mengajak seluruh peserta kegiatan ini untuk menjaga komitmen,  sinergi,   keterpaduan dan saling   menjaga keharmonisan hubungan demi terwujudnya masyarakat yang lebih sejahtera lahir dan batin. Kedepankan upaya bermusyawarah dalam setiap penyelesaian masalah dan konflik yang timbul sehingga masing-masing pihak yang bertikai dapat saling menghormati dan menghargai.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.