|

Single Blog Title

This is a single blog caption
3
Mar

Pemerintah Kota Semarang mengusulkan kenaikan bantuan Parpol untuk meningkatkan kualitas dan performance.

Kepala Kesbangpol Jateng, Haerudin saat memimpin rapat

Semarang – Rapat Penilaian & Evaluasi permohonan kenaikan bantuan keuangan pada partai politik kota semarang,  Kamis pagi (3/3). Haerudin menekankan untuk bantuan partai politik harus fokus pada pendidikan politik masyarakat.

Kepala Kesbangpol Jateng, Haerudin bersama tim evaluasi dari pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Bappeda, BPKAD, Inspektorat,  dan Biro Hukum) berdiskusi dengan Pemerintah Kota Semarang (Kesbangpol, Bappeda, Bagian Hukum dan BPKAD) dalam rangka tindak lanjut dari surat Walikota Semarang tanggal 17 Februari 2021 perihal permohonan persetujuan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo terkait kenaikan bantuan keuangan Partai Politik.

Dalam permohonan tersebut diusulkan kenaikan bantuan keuangan partai politik Kota Semarang dari 3.000 rupiah menjadi 5.000 rupiah per suara sah, mulai tahun anggaran 2022. Permohonan didasarkan pertimbangan untuk meningkatkan kualitas dan performance Parpol mewujudkan kemandirian. Hal tersebut didukung Pemerintah Kota Semarang yang dianggap mampu dalam menaikan bantuan Parpol.

Bappeda Provinsi Jawa Tengah menyampaikan, bahwa dari sisi prioritas pembangun, dibandingkan kota / kabupaten lainnya di Jawa Tengah, kota semarang sudah memenuhi aspek sinergitas dan prioritas sehingga dianggap mampu menaikan bantuan Parpol. Menjadi catatan untuk tahun 2022, walaupun kondisi pandemi fokusnya harus juga pada aspek kehidupan masyarakat majirnal, pertanian, koperasi, umkm dan pariwisata. Melanjutkan penyampaian, Inspektorat Provinsi Jawa Tengah menjelaskan untuk kenaikan bantuan Parpol tersebut harus dilihat juga dari pendapat asli daerah dan jumlah anggaran belanjanya.

Mengakhiri rapat, Haerudin mengatakan pada prinsipnya sudah memenuhi syarat sesuai ketentuan, namun tetap harus melihat kemampuan keuangan daerah serta bantuan Parpol nantinya harus fokus pada pendidikan politik kepada masyarakat yang di dalamnya juga untuk penanganan covid-19 “. Bantuan Parpol ini khusus untuk pendidikan politik dan penanganan covid-19” Kata Haerudin.

Hasil dari rapat tersebut, oleh Tim penilaian dan evaluasi Pemprov Jateng akan menindaklanjuti dengan kajian dan pertimbangan  untuk mendapatkan persetujuan  Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo  karena secara substansi persyaratan sudah bisa dipenuhi “saya kira substansinya sudah terpenuhi, bahwa kesimpulan kita bisa menindaklanjuti  usulan kenaikan bantuan Parpol Kota Semarang tahun 2022” kata Haerudin.

Namun, menjadi catatan karena ini masih proses masuknya usulan ke KUA  PPAS belum menjadi keputusan, tutup Haerudin

Pemerintah Kota Semarang (Kesbangpol, Bappeda, Bagian Hukum dan BPKAD)
Kepala Kesbangpol Kota Semarang, Abdul Haris
Bappeda Provinsi Jawa Tengah
Inspektorat Provinsi Jawa Tengah
Biro Hukum Provinsi Jawa Tengah

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.