SEMARANG – Universitas Sebelas Maret (UNS) menjalin kerja sama strategis dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Tengah dalam rangka memperkuat pembelajaran berbasis kondisi faktual di lapangan. Kesepakatan ini dibahas dalam kunjungan resmi pihak UNS ke kantor Kesbangpol Jateng pada, Kamis (11/7).
Kerja sama ini menjadi bagian dari program UNS “kampus berdampak” yang tidak hanya fokus mencetak lulusan akademis, tetapi juga lulusan yang peka sosial dan memahami kondisi dinamika kebangsaan secara kontekstual.
Prof. Sunny Ummul Firdaus, dosen Fakultas Hukum UNS, mengatakan kerja sama ini salah satunya diwujudkan lewat program Team Teaching. Dalam program tersebut, Kesbangpol akan berperan sebagai dosen tamu atau dosen praktisi untuk memberikan wawasan langsung tentang kondisi sosial, politik, dan dinamika di lapangan.
“Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tapi juga mendapatkan pengalaman langsung dari pihak yang berhadapan dengan realitas sosial-politik di lapangan, tentunya ini akan menambah insight baru dalam pembelajaran” jelas Sunny.
Plt. Kepala Kesbangpol Jateng, Muslichah Setiasih, menyambut positif program ini. Ia menilai pengalaman lapangan, khususnya dalam proses perumusan dan pelaksanaan kebijakan, yang berbeda dengan teori di kelas, sangat penting sebagai bekal bagi mahasiswa setelah lulus.
“Selama ini kami aktif sosialisasi dan seminar kepada masyarakat, termasuk anak muda. Mengajar langsung di kampus sebagai dosen praktisi akan memberikan pengalaman dan wawasan baru bagi mahasiswa, berkaca dari pengalaman kami di pemerintahan” kata Muslichah.
Selain team teaching, kerja sama ini juga mencakup program Magang Berdampak UNS. Melalui magang, mahasiswa diharapkan menghasilkan luaran konkret seperti data penelitian untuk skripsi dan pemahaman kebijakan publik.
“Kami terbuka bagi mahasiswa yang ingin magang di Kesbangpol. Kami dorong mereka menyalurkan ide dan pikiran kritis selama magang, serta ikut berpartisipasi dalam kegiatan rutin kami,” tambah Muslichah.
Kerja sama ini juga mencakup rencana seminar kebangsaan pada masa Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UNS Agustus mendatang. Seminar akan mengusung tema penguatan ideologi dan bela negara dengan Kesbangpol sebagai pemateri, dan UNS berencana menghadirkan Gubernur Jawa Tengah sebagai pembicara kuliah umum.
UNS dan Kesbangpol berharap kerja sama ini dapat menciptakan pembelajaran yang kontekstual, aplikatif, dan berdampak nyata bagi mahasiswa dan masyarakat luas, sekaligus membentuk generasi muda sebagai agen perubahan bangsa.