Untuk fitur aksesibilitas situs, aktifkan JavaScript. Informasi: UserWay

Grobogan – Suasana hangat penuh semangat menyelimuti Balai Desa Kramat, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan pagi ini. Sebanyak 11 mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) resmi diterima dan diperkenalkan kepada warga desa dalam acara Penerimaan Mahasiswa KKN UNNES 2025 di Desa Dampingan Badan Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah, pada Jumat (4/7)

Acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan pembukaan, dilanjutkan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dinyanyikan bersama. Setelah itu, Koordinator Desa menyampaikan laporan singkat, disusul sambutan hangat dari berbagai pihak, penyerahan simbolis mahasiswa KKN, doa, dan penutup. Meski singkat dan sederhana, acara ini penuh makna.

Yang menarik, dua dari sebelas mahasiswa KKN adalah mahasiswa asing asal Timor Leste. Ini menjadi warna tersendiri dalam pelaksanaan KKN tahun ini. Mereka hadir membawa semangat belajar, berbagi, dan berkontribusi langsung di tengah masyarakat desa.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah, UNNES, dan Pemerintah Desa Kramat. Desa Kramat sendiri merupakan salah satu desa dampingannya Badan Kesbangpol, yang artinya desa ini menjadi mitra strategis dalam penguatan nilai-nilai kebangsaan dan pembangunan masyarakat.

Dengan mengusung tema “Membangun Indonesia dari Desa”, mahasiswa KKN diharapkan bisa menjadi jembatan antara ide-ide kampus dengan realitas desa. Program-program kerja mereka nantinya akan disinergikan dengan potensi lokal, kebutuhan warga, dan program pembangunan dari desa maupun Kesbangpol.

Kepala Desa Kramat dalam sambutannya menyampaikan harapan agar mahasiswa tidak hanya hadir sebagai tamu, tapi menjadi bagian dari keluarga besar warga desa. “Silakan belajar, silakan berbagi. Desa ini milik kita semua,” ujarnya.

Kegiatan KKN ini akan berlangsung selama dua bulan ke depan, dan akan diwarnai berbagai kegiatan edukatif, sosial, hingga pemberdayaan masyarakat. Kolaborasi ini membuktikan bahwa pembangunan dari desa bukan sekadar slogan – tapi benar-benar bisa diwujudkan lewat kerja bersama.

Semoga kehadiran mahasiswa UNNES ini bisa memberikan energi positif, membuka ruang-ruang dialog, serta menciptakan jejak perubahan yang berarti – dimulai dari Desa Kramat, menuju Indonesia yang lebih kuat dari akar rumputnya.