Semarang — Dalam upaya memperkuat wawasan kebangsaan, nasionalisme, serta moderasi beragama di kalangan generasi muda, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro (FISIP Undip) menyelenggarakan kegiatan “Ngabuburit Kebangsaan: Memperkuat Nasionalisme, Memperkokoh Moderasi” pada Kamis (5/3/2026) di Auditorium Gedung A lantai 3, Kampus FISIP Undip Tembalang. 

Kegiatan ini diikuti oleh 150 aktivis organisasi kesiswaan SMA/SMK di Kota Semarang beserta guru pendamping. Forum tersebut menjadi ruang refleksi dan dialog interaktif untuk menumbuhkan kesadaran kritis generasi muda terhadap bahaya radikalisme sekaligus memperkokoh nilai toleransi dan kebangsaan. 

Acara diawali dengan pemutaran film edukatif “Road to Resilience” karya Noor Huda Ismail, Ph.D, yang kemudian dilanjutkan dengan talkshow bersama narasumber dari berbagai instansi, yakni Febri Ramdani (mantan returnee ISIS, Densus 88 Polri, Pusat Studi Antiradikalisme Undip. Diskusi menyoroti bagaimana remaja dapat terpapar ideologi radikal, model infiltrasi radikalisme di kalangan pelajar, serta strategi penguatan moderasi beragama dan nasionalisme. 

Dalam sambutannya, Dekan FISIP Undip yang diwakili Kepala Departemen Ilmu Pemerintahan Dr. Nur Hidayat Sardini, S.H., S.Sos., M.Si menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan program strategis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah 2025–2029 dalam penguatan karakter kebangsaan, peningkatan kualitas demokrasi, serta pencegahan radikalisme di lingkungan pendidikan. “Generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan bangsa dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika,” ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Kesbangpol Jateng menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam membangun daya tangkal terhadap radikalisme. Moderasi beragama disebut sebagai instrumen preventif yang mampu menjaga harmoni sosial sekaligus memperkuat komitmen kebangsaan. 

Kegiatan ditutup dengan pembacaan ikrar kebangsaan dan buka bersama, sebagai simbol kebersamaan lintas sektor dalam menjaga Jawa Tengah tetap kondusif, toleran, dan demokratis. Melalui forum ini, diharapkan terjalin kesinambungan kolaborasi antara Kesbangpol, Dinas Pendidikan, dan Undip dalam program-program lanjutan yang berorientasi pada penguatan karakter generasi muda.