Untuk fitur aksesibilitas situs, aktifkan JavaScript. Informasi: UserWay

Kudus - Dalam upaya memperkuat pondasi pembangunan daerah, Badan Kesbangpol Prov. Jateng menyelenggarakan Kegiatan Pemantapan Ketahanan Ekonomi, Sosial, dan Budaya bagi Masyarakat (28/2).

Bertempat di Aula Kantor Kecamatan Kudus Kota, kegiatan dihadiri oleh Anggota DPRD Prov. Jateng, Pemkab Kudus dan Peserta dari unsur Ormas pelaku ekonomi serta perwakilan generasi muda di Kabupaten Kudus.

Dibuka oleh Kabid Ideologi Wasbang Ekososbud Badan Kesbangpol Kab. Kudus, I’in Vestriaswari, SE mewakili Plt. Kepala Badan Kesbangpol Prov. Jateng. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat akan pentingnya ketahanan ekonomi, sosial, dan budaya sebagai pilar utama dalam menjaga stabilitas dan persatuan bangsa.

“ketahanan daerah tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kekuatan nilai sosial serta kelestarian budaya lokal yang menjadi identitas masyarakat.” Ucap I’in Vestriaswari saat membacakan sambutan.

Kegiatan dilaksanakan dengan metode diskusi tanya jawab menghadirkan narasumber dari DPRD Prov. Jateng, yakni: Anggota Komisi D DPRD Prov. Jateng, H. Siswanto, S.T., M.T; Anggota Komisi E DPRD Prov. Jateng, Arif Wahyudi, S; Anggota Komisi D DPRD Prov. Jateng, H. Nurul Furqon, S.E., M.M.

Para narasumber memaparkan tentang ekonomi kerakyatan berbasis Pancasila, optimalisasi peran UMKM serta pelestarian budaya sebagai daya saing daerah serta penanaman Wawasan Kebangsaan. 

Peserta seminar tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, ditandai dengan berbagai pertanyaan dan gagasan konstruktif yang disampaikan selama forum berlangsung.

Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam merumuskan langkah konkret menghadapi tantangan globalisasi, dinamika sosial, serta perubahan ekonomi yang semakin kompleks.

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, masyarakat Jawa Tengah diharapkan semakin tangguh, mandiri, dan berdaya saing, tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya luhur yang telah diwariskan secara turun-temurun.