|

Single Blog Title

This is a single blog caption
28
Agu

Kolaborasi dengan Cipayung Atasi Pandemi : Vaksinasi dan Kebangkitan Ekonomi di Jawa Tengah

Foto : PPID Kesbangpol Jateng

SEMARANG – Episode ke 5 Ngopi Gaspol, Ngobrol Pintar Ngagas Politik bekerja sama dengan Cipayung plus mengangkat tema “Vaksinasi dan Kebangkitan Ekonomi di Jawa Tengah” pada jumat (27/8). Diskusi kali ini menghadirkan Ketua Umum DPD Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jawa Tengah, Hendi Adisaputra dan Ketua Komite Ekonomi Kreatif Jawa Tengah, Adin sebagai narasumber dengan dipandu Aldian sebagai host.

Kepala Kesbangpol Jateng : Haerudin, S.H., M.H

Dibuka oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Tengah, Haerudin, S.H., M.H. Ia menceritakan kondisi COVID-19 di Jawa Tengah yang kasus baru per hariannya sudah mulai menurun dibandingkan dengan sebelumnya. Ia berharap pandemi ini segera berakhir mengingat dampak yang luar biasa seperti merenggut banyak sekali korban dan meningkatnya anak anak yang kehilangan orang tua mereka. Sebagai penutup Haerudin memberikan semangat agar tidak pasrah menghadapi pandemi. “Ketika pandemi ini sudah berakhir, maka tugas kita adalah gas pol kegiatan-kegiatan ekonomi” tuturnya.

Ketua Komite Ekonomi Kreatif Jawa Tengah, Adin

Dalam diskusi Adin memaparkan bahwa ekonomi kreatif berbeda dengan UMKM. Menurutnya, ekonomi kreatif adalah kegiatan ekonomi yang menggunakan kerja-kerja intelektual dan berfokus pada penekanan intellectual property atau kekayaan intelektual. Salah satu contoh ekonomi kreatif adalah penjualan merchandise suatu karakter fiksi/kartun yang dapat meningkatkan branding dari tokoh fiksi/kartun tersebut. Sebagai panduan, terdapat 17 sub sektor yang termasuk dalam bidang ekonomi kreatif antara lain seni, pertunjukan, fashion, kuliner, fotografi, perfilman, periklanan hingga broadcasting.

“Melalui jalur legislatif, 17 sub sektor ekonomi kreatif tersebut di Jawa Tengah sudah disahkan dalam Perda ekonomi kreatif untuk menjamin dukungan atas kelembagaan dan fasilitasi. Walaupun terhambat oleh imbas pandemi COVID-19 yang menyebabkan banyak lembaga atau dinas yang mengalami refocusing, pelaksanaanya tetap berjalan. Seperti mendorong perda ekonomi kreatif menjadi peraturan gubernur dan menciptakan pilot-pilot Project yang lain,” terangnya.

Ia menambahkan, dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk mengikuti vaksinasi diharapkan semoga keadaan menjadi lebih baik sehingga perekonomian menjadi lebih baik.

“Syukurlah antusiasme warga untuk divaksin sekarang lebih tinggi daripada sebelumnya. Harapannya semoga keadaan menjadi lebih baik sehingga sesuai dengan tajuk ngopi gaspol, semoga kita semua bisa gaspol,” tuturnya.

Ketua Umum DPD Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jawa Tengah, Hendi Adisaputra

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua DPD GMNI Jawa Tengah, karena pandemi COVID-19 sudah melanda Jawa Tengah selama 2 tahun, organisasi kepemudaan baik itu organisasi yang tergabung dalam Cipayung termasuk GMNI mulai menerapkan kebiasaan baru. Kebiasaan baru tersebut antara lain menjalankan protokol kesehatan, mengganti seluruh aktivitas produktif dengan media online, dan pembatasan audience apabila mengadakan pertemuan secara luring.

Selain itu, GMNI juga melakukan gerakan untuk menyemangati anggotanya dan masyarakat yang terdampak ekonomi akibat PPKM. Salah satunya dengan mengadakan bakti sosial dengan sistem jemput bola langsung ke penerima bantuan yang bertujuan untuk mengurangi kerumunan.
Mengenai vaksinasi, Hendi setuju dengan pendapat Adin bahwa antusias vaksinasi di masyarakat sudah meningkat akhir akhir ini.

“Perlu diyakini bersama bahwa vaksinasi bukan seperti menggunakan helm karena takut ditilang, tetapi demi keamanan kepala pengendara. Jadi vaksin sudah diteliti dan kita percaya peneliti yang meneliti sudah sekolah susah-susah untuk membuat vaksin. Jadi vaksin memang baik untuk menangani kasus pandemi ini,” pungkasnya.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.